Minggu, 04 Mei 2014

METODE ILMIAH

Metode Ilmiah

                                                PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

         Pengetahuan (knowledge) adalah sesuatu yang diketahui langsung dari pengalaman, berdasarkan pancaindra, dan diolah oleh akal budi secara spontan. Pada intinya, pengetahuan bersifat spontan, subjektif dan intuitif. Pengetahuan dapat dibedakan menjadi pengetahuan non-ilmiah dan pengetahuan pra-ilmiah. Pengetahuan non-ilmiah adalah hasil serapan indra terhadap pengalaman hidup sehari-hari yang tidak perlu dan tidak mungkin diuji kebenarannya. Sedangkan pengetahuan pra-ilmiah adalah hasil serapan indra dan pemikiran rasional yang terbuka terhadap pengujian lebih lanjut menggunakan metode-metode ilmiah.
         Metode ilmiah boleh dikatakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis. Karena ideal dari ilmu adalah untuk memperoleh interelasi yang sistematis dari fakta-fakta, maka metode ilmiah berkehendak untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis. Karena itu, penelitian dan metode ilmiah mempunyai hubungan yang dekat sekali, jika tidak dikatakan sama. Dengan adanya metode ilmiah, pertanyaan-pertanyaan dalam mencari dalil umum akan mudah terjawab, seperti menjawab seberapa jauh, mengapa begitu, apakah benar, dan sebagainya.


1.2  Rumusan Masalah

1.      Apakah yang dimaksud dengan metode ilmiah?
2.      Apakah tujuan mempelajari metode ilmiah?
3.      Apa saja sikap ilmiah?
4.      Bagaimana langkah-langkah penulisan ilmiah?

1.3  Tujuan

1.      Untuk memahami pengertian metode ilmiah.
2.      Untuk mengetahui tujuan mempelajari metode ilmiah.
3.      Untuk mengetahui sikap ilmiah.
4.      Untuk mengetahui langkah-langkah penulisan ilmiah.
                             `           PEMBAHASAN

          Metode merupakan prosedur atau cara seseorang dalam melakukan suatu kegiatan untuk mempermudah memecahkan masalah secara teratur, sistematis, dan terkontrol. Ilmiah adalah
sesuatu keilmuan untuk mendapatkan pengetahuan secara alami berdasarkan bukti fisis. Jadi, bila kita menjabarkan lebih luas dari metode ilmiah adalah suatu proses atau cara keilmuan dalam melakukan proses ilmiah (science project) untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis. Cara untuk memperoleh pengetahuan atau kebenaran pada metode ilmiah haruslah diatur oleh pertimbangan-pertimbangan yang logis (McCleary, 1998).

Tujuan Mempelajari Metode Ilmiah

          Tujuan dari mempelajari metode ilmiah adalah mendapatkan pengetahuan ilmiah (yang rasional, yang teruji) sehingga merupakan pengetahuan yang dapat diandalkan.
Beberapa poin dari tujuan dan manfaat seseorang atau peneliti mempelajari metode ilmiah, yaitu:
1.Mengetahui tata cara penulisan ilmiah.
2. Dapat menyusun fakta yang nyata dan data tersusun secara sistematis.
3. Menambah wawasan dalam menggunakan teknik yang cepat dan tepat untuk digunakan dalam menyusun sebuah tulisan ilmiah.
4. Mengetahui bahasa yang digunakan pada tulisan ilmiah yaitu bahasa baku.

Sikap Metode Ilmiah

          Sikap Ilmiah adalah suatu sikap yang menerima pendapat orang lain dengan baik dan benar yang tidak mengenal putus asa serta dengan ketekunan juga keterbukaan.  Sikap ilmiah merupakan sikap yang harus ada pada diri seorang ilmuwan atau akademisi ketika menghadapi persoalan-persoalan ilmiah untuk dapat melalui proses penelitian yang baik dan hasil yang baik pula.  Sikap ilmiah ini perlu dibiasakan dalam berbagai forum ilmiah, misalnya dalam seminar, diskusi, loka karya, sara sehan, dan penulisan karya ilmiah.

Langkah-langkah Penulisan Ilmiah :
Metode Ilmiah menggunakan langkah-langkah yang sistematis dan terkontrol.  Pelaksanaan metode ilmiah ini meliputi enam tahap, yaitu  :
·         Mengadakan penelitian lalu merumuskan masalah,
·         Mengumpulkan data- data atau keterangan yang ada,
·         Menyusun hipotesis atau hipotesa,
·         Menguji hipotesis atau hipotesa dengan melakukan percobaan atau penelitian,
·         Mengolah data (hasil) percobaan dengan menggunakan metode statistik untuk menghasilkan kesimpulan, dan
·         Menguji kesimpulan.

                                                     PENUTUP

KESIMPULAN

Pengertian metode ilmiah adalah suatu proses atau cara keilmuan dalam melakukan proses ilmiah (science project) untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis berdasarkan bukti fisis.

Tujuan mempelajari metode ilmiah
1.      Mengetahui tata cara penulisan ilmiah.
2.      Dapat menyusun fakta yang nyata dan data tersusun secara sistematis.
3.      Menambah wawasan dalam menggunakan teknik yang cepat dan tepat untuk digunakan dalam menyusun sebuah tulisan ilmiah.
4.      Mengetahui bahasa yang digunakan pada tulisan ilmiah yaitu bahasa baku

Sikap Metode Ilmiah :
1.      Rasa Ingin Tahu
2.      Jujur
3.      Tekun
4.      Teliti
5.      Objektif
6.      Terbuka Menerima Pendapat Yang Benar

Langkah-langkah Penulisan Ilmiah:
1.      Memilih dan mendefinisikan masalah.
2.      Survei terhadap data yang tersedia.
3.      Memformulasikan hipotesa.
4.      Membangun kerangka analisa serta alat-alat dalam menguji hipotesa.
5.      Mengumpulkan data primair.
6.      Mengolah, menganalisa serla membuat interpretasi.
7.      Membual generalisasi dan kesimpulan.
8.      Membuat Laporan

                                         DAFTAR PUSTAKA
http://alphaomega86.tripod.com/metode-ilmiah.html

SOAL!
1.      Apa yang dimaksud dengan metode ilmiah?
a.       Proses penalaran yang bertolak dari dua peristiwa khusus yang mirip satu sama lain.
b.      Suatu pengajaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis*
c.       Metode yang berhubungan dengan karangan ilmiah.
d.      Hubungan keterkaitan atau ketergantungan dari dua realitas, konsep, gagaasan, ide, atau permsalahan.
2.      Dibawah ini merupakan tujuan mempelajari metode ilmiah, kecuali …
a.       Mengetahui tata cara penulisan ilmiah.
b.      Dapat menyusun fakta yang nyata dan data tersusun secara sistematis.
c.       Mengetahui bahasa yang digunakan pada tulisan ilmiah yaitu bahasa baku
d.      Mengetahui penelitian yang akan diteliti*
3.      Apa yang dimaksud dengan variable bebas dalam penelitian?
a.      Variabel yang sengaja mengalami perlakuan atau sengaja diubah dan dapat menentukan variabel lainnya*
b.      Variabel yang digunakan sebagai pembanding dan tidak mengalami perlakuan atau tidak diubah-ubah selama penelitian.
c.       Variabel yang mengalami perubahan dengan pola teratur.
d.      Variabel yang bisa digunakan dimana-mana.
4.      Dibawah ini merupakan sikap ilmiah, kecuali …
a.       Jujur
b.      Teliti
c.       Sabar*
d.      Objektif
5.      Dalam langkah-langan pelaksanaan penulisan ilmiah, perumusan hipotesis merupakan langkah ke-2 setelah?
a.       Survey
b.      Perumusan masalah*
c.       Mengumpulkan data

d.      Mengolah data

Tidak ada komentar:

Posting Komentar